Arah Kebijakan Pemerintah terkait Sumber Energi Baru Terbarukan

0
216
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
Komaruddin Abdullah dan Sripeni Inten Cahyani memberikan materi pada Seminar Internasional

Saat ini Indonesia memiliki berbagai sumber daya energi baik energi primer maupun energi terbarukan. Dan yang membanggakan adalah pemanfaatan energi terbarukan menunjukkan kecenderungan meningkat. Pemerintah telah berkomitmen untuk meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan. Demikian disampaikan oleh Prof. Dr. Sri Adiningsih (Ketua Dewan Pertimbangan Presiden) selaku keynote speaker pada seminar Internasional “Green and Renewable Energi Resouces” yang diselenggarakan pada hari Senin-Selasa (14-15/11/2016) di Solo Paragon Hoel Surakarta.

Lebih lanjut Sri Adiningsih mengatkan bahwa pemerintah menargetkan pada tahun 2019 bahwakapasitas terpasang pembangkit listrik dari Energi Baru Terbarukan (pembangkit tenaga panas bumi, pembangkit listrik tenaga air, dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro) sebesar 7,5 GW, pelaksanaan proyek percontohan pembangkit listrik tenaga nuklir dengan kapasitas sekitar 10 MW dan pelaksanaan proyek percontohan konversi energi panas minimal 1 MW. Sementara itu Pemerintah telah berkomitmen untuk meningkatkan pemanfaatan biofuel untuk transportasi melalui Fuel-Blending dengan kebijakan B15 pada tahun 2015 (15% bio-fuel & 85% bahan bakar diesel) dan kebijakan B20 pada tahun 2016. (20% bio-fuel & 80% bahan bakar diesel).

Seminar juga menghadirkan pembicara dari kalangan industri dan akademisi baik dari dalam maupun luar negeri diantaranya adalah Sripeni Inten Cahyani (Ceo Of PT. Indonesia Power) anak perusahaan Perusahaan Listrik Negara. Kamaruddin Abdullah, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Darma Persada Jakarta. Prof. Renate Egan, University of New South Wales Australia. Prof. Ir. Ari Handono Ramelan, Universitas Sebelas Maret dan Dr. Adhi Wibowo, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral   Tujuan diadakan seminar ini adalah untuk menyediakan forum bagi ilmuwan, peneliti dan sarjana untuk berdiskusi membicarakan aspek pengembangan energi hijau dan terbarukan serta mendiskusikan inovasi terbaru, tantangan yang dihadapi serta solusi dalam pengembangan energy hijau terbarukan. [M2]