Pada ajang PIMNAS 2013 tim PKM Fakultas MIPA berhasil mempersembahkan satu medali emas dan dua perunggu. Pimnas yang diselenggarakan di Universitas Mataram Nusa Tenggara Barat ditutup pada tanggal 12 September 2013.

Medali emas dan satu perunggu dipersembahkan oleh Rachmat Surya Daryono dkk dari jurusan Kimia masing-masing untuk katagori poster dan presentasi. Adapun judul PKM, Pemanfaatan Polisterina Limbah Bungkus Makanan dan Zeolit Alam Sebagai Membran Komposit Polistirena Tersulfonasi/Kitosan Vanilin/Zeolit Untuk Aplikasi Membran Polimer Elektrolit Dalam Sel Bahan Bakar dengan dosen pembimbing Edi Pramono, S.Si. M.Si.

Sementara satu perunggu lagi dipersembahkan oleh mahasiswa Fakultas MIPA untuk kategori presentasi yang berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Teknik.

Sebanyak tiga judul PKM dari Fakultas MIPA berhasil lolos PIMNAS tahun 2013 di Universitas Mataram Nusa Tenggara Barat. Prestasi ini menempatkan FMIPA pada urutan pertama dari sembilan Fakultas yang ada di UNS yang lolos PIMNAS. Rencananya PIMNAS dilaksanakan selama lima hari mulai Senin (9/9) s.d Jum’at (13/9).

Ketiga judul PKM yang lolos PIMNAS, pertama “ARASION” (Augmented Reality for Anatomy Study with Speech Recognition) disusun oleh Yudhistira Cahya Buana dkk dari D3 TI dengan dosen Pembimbing Fendi Aji Purnomo, S.Si.

Kedua adalah PKM yang disusun oleh Rais Nur Latifah dkk dari jurusan Kimia dengan Judul Pemanfaatan a-Keratin Bulu Ayam sebagai Adsorben Ion Pb pada Limbah Tekstil dimana sebagai dosen pembimbing Edi Pramono, M.Si.

Sementara judul PKM ketiga yang lolos PIMNAS adalah Pemanfaatan Polisterina Limbah Bungkus Makanan dan Zeolit Alam Sebagai Membran Komposit Polistirena Tersulfonasi/Kitosan Vanilin/Zeolit Untuk Aplikasi Membran Polimer Elektrolit Dalam Sel Bahan Bakar yang disusun oleh Rachmat Surya Daryono dkk dari jurusan Kimia dengan dosen pembimbing Edi Pramono, M.Si.

Dengan demikian Edi Pramono, M.Si selaku dosen pembimbing telah meloloskan dua judul PKM mengikuti PIMNAS 2013. []

Sebanyak 50 orang mengikuti pelepasan sarjana Fakultas MIPA pada hari Sabtu (7/9) bertempat di aula gedung B. Sebagaimana disampaikan oleh Pembantu Dekan I, Dr. sutanto, S.Si., DEA dalam sambutannya, dari 50 wisudawan, sebanyak 7 wisudawan berasal dari Jurusan Matematika, Fisika (1 wisudawan), Kimia (16 wisudawan), Biologi (19 wisudawan), Informatika (7 wisudawan).

Pada periode pertama tahun akademik 2013/2014 yang diwisuda pada bulan September ini, tujuh diantaranya berpredikat cumlaude. Ketujuh wisudawan yang berpredikat cumlaude adalah Thita Haryati, Herlina Nurwidya Ratna masing-masing dari jurusan Kimia, Aken Puti Wanguyun, Ida Rahmah Susiani, Sri Ratna Dewi dari jurusan Biologi dan Estining Nur Sejati Purnomo, Udhi Permana dari jurusan Informatika.

Jumlah lulusan sejak berdirinya Fakultas MIPA (1997) sampai sekarang sebanyak 2.387 sarjana, 134 diantaranya berpredikat cumlaude. Sementara lulusan termuda usia adalah Estining Nur Sejati Purnomo yang lahir pada tanggal 21 Juli 1992 ( 21 tahun, 2 bulan) sekaligus peraih IPK tertinggi (3.71). []

Pada hari Jum’at (6/9) diadakan audiensi antara mahasiswa dan dekanat FMIPA bertempat di aula gedung B lt IV. Acara yang digagas oleh BEM Fakultas MIPA dihadiri oleh Dekan beserta jajarannya mulai dari Pembantu Dekan, Ketua Jurusan beserta Kabag dan Kasubbag yang ada di Fakultas MIPA.

Sebelum audiensi di gelar, terlebih dahulu diadakan jajak pendapat kepada mahasiswa FMIPA terkait dengan kurikulum, proses belajar mengajar serta sarana dan prasarana. Dari hasil jajak pendapat secara umum terlihat peningkatan yang cukup signifikan responden (mahasiswa) terhadap tingkat kepuasan tahun 2013 dibandingkan tahun 2012.

Pada audiesni kali ini mengusung tema Bersinergi Menuju MIPA Optimis. Ini dimaksudkan bahwa acara semacam ini merupakan sarana untuk saling mengisi dan bersinergi antara mahasiswa, dosen dan karyawan sehingga tercipta suasana MIPA yang kondusif.

Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas MIPA, Prof. Ir. Ari Handono Ramelan, M.Sc., (Hons) Ph.D mengucapkan terima kasih kepada BEM yang telah memfasilitasi acara audiensi. Dekan juga menyampaikan beberapa kemajuan terkait dengan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh FMIPA diantaranya, peralatan laboratorium yang canggih, setiap gedung sudah terpasang genset, dan yang lebih penting untuk mengantisipasi tindak kejahatan terkait pencurian helm dan lainnya telah dipasang kamera CCTV di beberapa sudut parkir.

Masukan yang cukup menarik adalah apa yang disampaikan oleh Dr. Edy Heraldi, M.Si terkait dengan SDM terutama mahasiswa. “Pengembangan SDM harus dipercepat, karena alumni UNS (MIPA) masih kurang percaya diri. Perlu pengembangan softskill agar mahasiswa/alumni UNS lebih percaya diri,” demikian paparnya

Menanggapi hal tersebut, ketua prodi D3 Teknik Informatika, Drs. Y. S. Palgunadi, M.Sc., mengatakan, bahwa selama dua tahun terakhir Program D3 telah mewajibkan mahasiswanya yang akan yudisium harus memiliki transkip softskill, sebagai salah satu upaya menjadikan para lulusannya ‘tahan banting’. Hal ini boleh dan bisa saja diadopsi oleh jurusan lain. []

Sukses menjadi Entrepreneurship, demikian materi yang disampaikan oleh Drs. Nyoto Wardoyo, Apt, direktur PT Deltomed Laboratories pada Pelatihan TPA dan Pembekalan Memasuki Dunia Kerja bagi para calon wisudawan Fakultas MIPA periode September 2013. Acara yang diselenggarakan oleh CDC FMIPA diadakan pada hari Rabu (4/9/2013) bertempat di ruang sidang II gedung C.

Berbicara dihadapan peserta pelatihan, Drs. Nyoto Wardoyo menyampaikan bagaimana kiat sukses menjadi entrepreneur. Paling tidak ada tiga langkah agar kita bisa sukses, pertama kita harus memilki ide kreatif. Namun ide saja tidak cukup, maka langkah yang kedua adalah melakukan atau menjalankan ide tersebut. Setelah ide dijalankan, yang tidak kalah penting adalah kita harus konsisten dan pantang menyerah.

Disamping materi kewirausahaan, peserta juga mendapakan materi tentang kiat mudah dan jitu mengerjakan tes TPA, membuat surat lamaran dan CV serta sukses menghadapi tes wawancara.

Pada pelatihan tersebut peserta juga diberi kesempatan untuk mengerjakan simulasi tes TPA. Bagi tiga peserta yang mendapatkan nilai tertinggi mendapatkan souvenir berupa flash disk. Adapun tiga peserta yang mendapatkan nilai tertinggi masing-masing adalah Aldion Renata dari Jurusan Informatika, Citra Arum P (Biologi) dan Rahmawati Oktriana (Matematika).

Acara Pelatihan Tes TPA dan Pembekalan Memasuki Dunia Kerja rutin diselenggarakan oleh CDC FMIPA setiap menjelang wisuda, sebagai bekal lulusan atau calon sarjana memasuki dunia kerja.

Maru 2013
Sebanyak 380 Mahasiswa baru program strata 1 (S-1) Fakultas MIPA UNS mengikuti Orientasi Mahasiswa Baru (OSMARU) selama 3 hari mulai Selasa (20/8) – Kamis(22/8). Acara yang pelaksanaannya dipusatkan di aula Gedung B FMIPA ini didahului dengan pembukaan dan pengarahan dari rektor di halaman kantor pusat. Osmaru diperlukan bagi mahasiswa baru untuk mengenalkan dan memahamkan dunia kampus, yang berbeda dengan dunia sekolah.

Peserta dikenalkan dengan Visi Misi FMIPA dan Budaya Kerja ‘Active’. Disamping itu juga diperkenalkan dengan Sistem Kredit Semester, Layanan Administrasi Akademik (SIAKAD), Informasi Bidang Kemasiswaan dan Fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh FMIPA.

Maru 2013 2
Mahasiswa baru FMIPA sebanyak 380 terdiri dari Jurusan Matematika 56 mahasiswa, Fisika (102), Kimia (84), Biologi (49), Informatika (46) dan Farmasi (43). Pada hari ketiga masa orientasi, maru di ajak untuk mengenal lebih dekat jurusan masing-masing. []

Pranoto, seorang doktor sekaligus dosen program studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memperkenalkan alat penjernih air yang diberi nama Prans Water Filter.

“Penjernih air ini dihasilkan dari penelitian tentang pemanfaatan alofan vulkanik sebagai adsorben penjernihan air,” jelas Pranoto saat bertemu Okezone di Kampus UNS, Solo, Jawa Tengah, Selasa (13/8/2013).

Prans Water Filter, menurut Pranoto, terdiri dari magnet alofan aktif, arang aktif dan resin penukar ion. Magnet berfungsi menjadikan air bersih tanpa serbuk besi, merkuri, tembaga, zink dan sebagainya. Alofan aktif berfungsi menyerap ion logam berat, sedangkan arang aktif berfungsi menghilangkan bau dan juga sebagai penyerap logam.

“Kemudian resin penukar ion berfungsi untuk menghilangkan zat besi, mangan dan bahan kimia lainnya yang mencemari air,” imbuhnya.

Pranoto mengungkap, riset sehingga menghasilkan Prans Water Filter diilhami dari adanya program jangka pendek dan mendesak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang akan memanfaatkan sungai sebagai alternatif sumber air bakunya. PDAM, kata Pranoto, baru mencukupi kebutuhan air bersih untuk masyarakat perkotaan sebesar 60 persen. Untuk itu PDAM membutuhkan sumber dengan mengambil air baku dari air sungai, yang diharapkan akan mencukupi sisa 40 persennya.

“Model Prans Water Filter diharapkan dapat membantu memecahkan masalah yang dihadapi PDAM perkotaan sebagai metode alternatif pengelolaan air sungai menjadi air minum,” kata Pranoto. (rfa)

sumber : okezone.com

Keluarga Besar Fakultas MIPA UNS mengadakan acara halal bi halal pada Kamis (15/8) bertempat di aula gedung B. Acara yang dimulai pada pukul 10.00 dihadiri oleh pimpinan dan warga FMIPA yang terdiri dari mahasiswa, dosen, karyawan dan juga para pensiunan yang telah purna tugas.

Acara ini dimaksudkan sebagai sarana menjalin tali silaturahmi diantara warga FMPA. Sarana untuk saling memaafkan atas segala salah dan khilaf serta sebagai sarana perekat persaudaraan untuk masa-masa mendatang.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA, Prof. Ir. Ari Handono Ramelan, M.Sc. (Hons), Ph.D berpesan agar kita tetap bisa menjaga tali silaturahim diantara warga FMIPA, bisa saling menjaga dan tidak menyakiti hati sesama, hingga bisa bekerja dengan penuh rasa suka dan cinta demi mewujudkan harapan bersama.

Sementara itu, hikmah halal bi halal disampaikan oleh Prof. Sentot Budi Rahardjo, M.Sc., Ph.D.
Dalam ceramahnya, Prof Sentot berpesan bahwa kita harus mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu malaikat maut mencabut nyawa kita. “Kematian itu datang dengan tiba-tiba, tidak pandang waktu, tempat, usia, keadaan dan sebab-sebab yang jelas.” lanjutnya

Ceramah menjadi lebih menarik karena diputarkan video “nafas terakhir” yang menggambarkan akhir dari kehidupan manusia.[]

Menjadi peserta termuda dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Tingkat Nasional tidak menyurutkan niat Stefanny Florencia Dewanna meraih hasil maksimal. Mahasiswa D3 Prodi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini berhasil meraih gelar presentator terbaik dalam ajang yang diikuti 10 finalis mawapres jenjang D3 se-Indonesia itu.

Makalahnya yang berjudul “Ekstraksi Warna Ungu Kulit Terung (Solanum melongena) Sebagai Pewarna Alami Makanan” mendapat pujian dari para juri.

“Para juri tertarik dengan ide penggunaan terung yang dinilai sederhana, aplikatif dan murah. Saya awalnya hanya berfikir bagaimana memanfaatkan makanan kesukaan saya ini agar lebih bermanfaat,” ungkapnya saat dihubungi Espos, Senin (12/8) petang.

Gadis kelahiran Bekasi, 1 Februari 1994 tersebut lantas mengisahkan pengalamannya saat mengikuti seleksi mawapres nasional. Dari empat poin penilaian, yakni presentasi makalah, kemampuan unggulan, kemampuan bahasa inggris dan psikotes, nilai makalah memang diakuinya paling tinggi. Selain ide yang dianggap orisinil, penampilan dan silde Stefanny menjadi nilai tambah tersendiri. Menurut dia, peran dosen pembimbing di UNS sebelum maju di kancah nasional sangat membantu meningkatkan kemampuan.

Selama berkisah, kesan komunikatif dan cerdas tertangkap dari suara Stefanny. Ceritanya mengalir lancar dengan satu dua gurauan khas remaja putri sesuaisanya. Pembawaanya terbentuk sejak duduk dibangku sekolah. Alumus SMP Marsudirini Solo dan SMK Farmasi Nasional Solo ini sempat manjadi ketua OSIS pada masanya. Selain itu, pada 2010 lalu Stefanny pernah terlibat sebagai salah satu pelaksana Humas Kreatif Anak Sekolah Solo (Kreaso).

Saat ini Stefanny tercatat sebagai ketua Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) UNS. Diakuninya, beberpa organisasi yang diikuti membuatnya banyak belajar secara individu dan sosial.

Diluar semua pencapaian itu, Stefanny mengaku tidak pernah ngoyo dalam belajar. Gadis blasteran Ambon-Solo ini suka meperhatikan kawan-kawan disekitarnya yang tengah belajar. Sehari-hari, Stefanny masih menyembatkan diri membaca buku fiksi dan menonton film-film action favoritnya.

Kedepannya, Stefanny ingin segera menamatkan studi D3 dan melanjutkan transfer ke jenjang S1. Dia berharap bisa memperoleh beasiswa untuk jenjang pasca sarjana. Ditanya cita-citanya, dia ingin jadi dosen sekaligus apoteker.

Sumber : Solopos (14/8/2013)

Pustakawan Fakultas MIPA, Sri Utari, S.E., berhasil memperoleh Juara III pada Lomba Pustakawan Berprestasi Terbaik Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013. Acara yang dilangsungkan pada Senin (17/06) di Aula lantai 4 Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah diikuti oleh 30 peserta.

Membawakan makalah dengan judul PROGRAM KEMBALI MEMBACA DAN MENULIS :REBOOTING PELAYANAN DAN PERAN PERPUSTAKAANFAKULTAS MIPA UNIVERSITAS SEBELAS MARET mengantarkannya meraih peringkat ke-3 dibawah Pustakawan UNIKA dan Badan Arsip Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah selaku tuan rumah.

Program Kembali Membaca dan Menulis bertujuan untuk mengoptimalkan peran perpustakaan dalam menumbuhkan minat membaca dan menulis,membudayakan kegiatan membaca dan menulis serta meningkatkan kualitas dan kuantitas tulisan karya sivitas akademika.

Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan terkait dengan tujuan diatas adalah seminar, workshop, bedah buku, pelatihan-pelatihan terkait. Terbukti setelah diadakannya kegiatan tersebut terjadi peningkatan karya dosen dan mahasiswa, dimana sebelum ada kegiatan karya mahasiswa sebanyak o%, namun setelah kegiatan terjadi peningkatan menjadi 67%. Begitu juga dengan karya dosen dari 31% menjadi 44%. []