Mantan Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar hadiri Gelar Riset Strategis FMIPA

0
267
????????????????????????????????????

 

Pada hari Senin (30/11/2015) bertempat di R. Sidang Gedung C diadakan gelar riset strategis FMIPA. Hasil-hasil penelitian unggulan yang telah dilakukan oleh dosen-dosen ahli FMIPA dipresentasikan dihadapan civitas akademika dan kalangan industri. Turut hadir dan mendengarkan paparan hasil riset unggulan adalah mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar  dan Sekretaris Dirjen IKM Kemenperin, Busharmaidi,  beserta rombongan.

Beliau berdua sangat mengapresiasi hasil riset yang dilakukan oleh dosen FMIPA. Diantara riset unggulan yang ditampilkan adalah Agribisnis Sidat dengan Pola Kemitraan yang disampaikan oleh Tim P2M Technopreneurship Prodi Biologi. Dan juga Lempung Ajaib Alofan, hasil riset dari Dr. Pranoto yang bisa mengubah air sungai dan air sumur menjadi air layak minum.  Teknologi ini sudah diujicoba pada pengolahan air payau menjadi air bersih di papua, dan juga telah diujicoba  di Pandeglang, Banten, dan Pulau Natuna.

Tidak kalah menarik adalah hasil riset yang dilakukan oleh Iwan Yahya, dosen Fisika dengan The Iwan Yahya Acoustics Reseach Group (iARG). Hasil riset Drs Iwan Yahya MSi, staf pengajar Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, berupa pengendali bising mulai memasuki dunia industri. Produk anti kebisingan itu selain dimanfaatkan di bidang otomotif juga dikembangkan untuk di perkantoran, gedung maupun tempat-tempat ibadah.

Dr. Sapta Nirwandar  dan Dr. Busharmaidi juga berkesempatan langsung melihat  fasilitas peralatan yang dimiliki oleh Laboratorium MIPA terpadu dengan didampingi oleh Ketua Lab Dr. Sayekti Wahyuningsih dan Dekan, Prof. Ir. Ari Handono Ramelan, M.Sc., Ph.D. Disela-sela kunjungan Sayekti menjelaskan bahwa selama ini Lab MIPA terpadu sudah menerima sejumlah sampel dari beberapa industri. Ini artinya lab MIPA terpadu telah menjadi rujukan penelitian bukan hanya bagi kalangan akademisi tetapi juga bagi kalangan industri.