Kuala Lumpur – Tim Pengabdian Masyarakat International Mandatory dari  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tediri dari Program Studi (Prodi) S1 Biologi, S1 Farmasi, Profesi Apoteker, S2 Biosains, dan S3 Biologi melaksanakan kegiatan pengabdian berupa edukasi manfaat aromaterapi untuk kesehatan mental di Persatuan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia pada 8–9 September 2026. Program ini merupakan implementasi kemitraan global yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Kegiatan dengan tema Green scent project untuk peningkatan kesehatan mental melalui inovasi neuroscience-based olfactory wellness merupakan kelanjutan dari program pengabdian internasional FMIPA UNS sebelumnya (Kerjasama dengan petani vanila wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang tergabung dalam Koperasi Produsen Rempah Vanila Nusantara (Koperasi Karavan), PT Ada Kosmetik Indonesia, dan Kulliyah of Pharmacy, International Islamic University Malaysia (IIUM) Malaysia). yaitu “FMIPA UNS Berdayakan Petani Vanila Menuju Standar Mutu Nasional dan Global melalui Program Pengabdian Internasional”, yang turut memperkenalkan pengembangan produk aromaterapi berbasis bahan alam.
Melalui kegiatan pengabdian di PCIM Malaysia ini, tim pengabdian UNS berfokus pada penerapan inovasi produk aromaterapi yang bermanfaat bagi kesehatan mental masyarakat. Kegiatan pengabdian ini melibatkan dosn FMIPA UNS (Dr. apt. Rasmaya Niruri, M.Farm.Klin., Dr. Suratman, S.Si. M.Si; Dr. apt. Rita Rakhmawati, M.Si., Dr. Widya Mudyantini, M.Si., Dr Solichatun, S.Si. M.Si; Adi Yugatama, S.Farm,. M.Sc. Ph.D., Dr. Siti Lusi Arum Sari, S.Si. M.Biotech;, Dr. apt. Yeni Farida, S.Farm., M.Sc; Tanjung Ardo , S.Si. M.Sc; apt., and Fitrawan H. Pribadi, S. Farm. M.Sc). Sasaran pengabdian ini adalah pengurus, tenaga pendidik, dan anak-anak Sanggar Bimbingan (SB) Muhammadiyah dan Aisyiyah Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan diawali pada tanggal 8 September 2026 dengan sesi koordinasi dan edukasi aromaterapi bersama para pengurus Sanggar Bimbingan Muhammadiyah–’Aisyiyah Kuala Lumpur. Ketua Tim Pengabdian, Dr. apt. Rasmaya Niruri, M.Pharm.Klin menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan manfaat aromaterapi bagi kesehatan mental dan relaksasi bagi masyarakat. “Semoga pengenalan aromaterapi yang diangkat dalam kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi Muhammadiyah dan Aisyiyah Kuala Lumpur,” ujar Dr. Rasmaya.



Pelaksanaan materi dikoordinasikan bersama dua anggota tim, yaitu Dr. apt. Rita Rakhmawati, M.Si. dan Dr. Widya Mudyantini, M.Si., melalui serangkaian edukasi mengenai jenis-jenis aromaterapi seperti esensial oil vanila, jeruk bergamot, serai, lavender, kayu putih, chamomile, dan lain-lain dan penerapannya dalam mendukung kesehatan mental sehari-hari.
Pada 9 September, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi aromaterapi dan kesehatan mental kepada para siswa di bawah naungan PCIM–PCIA Kuala Lumpur Malaysia. Perwakilan PCIM–PCIA Malaysia menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan ini.
“Edukasi aromaterapi merupakan hal yang baru bagi kami di sini, dan tentunya sangat bermanfaat” ungkap pak Ahmad
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim UNS berharap edukasi aromaterapi dan kesehatan mental dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Muhammadiyah–’Aisyiyah di Malaysia, sekaligus memperkuat kerja sama pengabdian internasional pada kegiatan-kegiatan berikutnya.
[Humas Fakultas MIPA UNS]

