FMIPA UNS – Tim Pengabdian Masyarakat Grup Riset Material Fungsional Maju dari Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Sebelas Maret (UNS), menggelar rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di lingkungan RW 08, Desa Triyagan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, pada Minggu, 13 September 2026. Kegiatan yang didanai melalui skema Hibah Grup Riset (PKM HGR) ini mengangkat tema “Optimalisasi Penerangan di Lingkungan RW Berbasis Tenaga Surya untuk Keamanan dan Estetika Lingkungan”, dan dipadukan dengan sosialisasi optimalisasi penggunaan energi listrik kepada warga. Kegiatan ini sesuai dengan Program Pembangunan berkelanjutan, atau Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin SDG 7 Energi Bersih dan Terjangkau (Affordable and Clean Energy) dan SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action)
Kegiatan diawali dengan sosialisasi bertajuk “Optimalisasi Penggunaan Energi Listrik untuk Hemat Energi dan Ramah Lingkungan” yang diikuti antusias oleh ibu-ibu dan warga RW 08. Dalam sesi ini, tim menyampaikan materi mulai dari gambaran krisis energi di Indonesia dan dunia, cara menghitung konsumsi dan tagihan listrik rumah tangga, struktur tarif listrik tahun 2026, hingga daftar peralatan rumah tangga yang paling banyak mengonsumsi daya listrik.


Materi sosialisasi juga membahas sepuluh kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan di rumah untuk menghemat listrik, seperti mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan, mencabut charger setelah selesai dipakai, mengatur suhu AC pada kisaran 24–26°C, hingga pentingnya melibatkan seluruh anggota keluarga dalam upaya hemat energi. Tim juga memperkenalkan konsep transisi energi dari sumber fosil menuju energi terbarukan, serta potensi besar energi surya yang dapat dimanfaatkan di berbagai sektor kehidupan, mulai dari rumah tangga, pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga penerangan jalan umum di daerah terpencil.
Aksi Nyata: Pemasangan Lampu Jalan Tenaga Surya
Sebelum sosialisasi dan edukasi tim pengabdian bersama warga melakukan instalasi dan pemasangan lampu penerangan jalan berbasis tenaga surya di lapangan lingkungan RW 08. Proses ini mencakup persiapan dan perakitan perangkat panel surya, pengecekan komponen, hingga pemasangan tiang dan lampu di lokasi yang telah ditentukan.
“ Lampu penerangan tenaga surya ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga saat beraktivitas di malam hari, sekaligus mempercantik estetika lingkungan RW 08 tanpa membebani konsumsi listrik warga. Hal ini dikarenakan sepenuhnya memanfaatkan energi matahari yang tersedia secara gratis dan berkelanjutan,” ungkap Prof. Agus Supriyanto selaku ketua Tim sebagaimana kepada tim mipa.uns.ac.id pada Rabu (14/10/2026).
Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap kesadaran hemat energi yang ditanamkan kepada warga dapat terus dipraktikkan dalam keseharian, sementara infrastruktur penerangan tenaga surya yang telah terpasang dapat menjadi contoh pemanfaatan energi terbarukan di tingkat lingkungan yang dapat direplikasi di wilayah lain.
[Humas Fakultas MIPA UNS]

