FMIPA UNS – Kajian rutin memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk dan meningkatkan etos kerja seseorang. Melalui kajian yang dilakukan secara konsisten, individu tidak hanya mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan, tetapi juga memperoleh penguatan nilai-nilai moral, spiritual, dan motivasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk dalam dunia kerja.
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengadakan kajian rutin bulanan pada Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan ini mengangkat tema “Semangat Ramadan dalam Meningkatkan Kinerja: Transformasi Bekerja dari Sekadar Nafkah Menjadi Ladang Berkah.”
Kajian tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, para dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas MIPA. Kehadiran seluruh unsur civitas akademika ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai fondasi peningkatan kinerja di bulan suci Ramadan.

Materi kajian disampaikan oleh Ustadz Dr. Kadarusman, M.Ag. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa orang beriman sejatinya harus berbahagia, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat. Menurutnya, kebahagiaan erat kaitannya dengan rasa yang tumbuh dalam hati, bukan semata-mata diukur dari aspek material.
Beliau menjelaskan bahwa bahagia di dunia mencakup dua dimensi, yaitu fisik dan batin. Syariat Islam, lanjutnya, mendatangkan ladzah (kenikmatan) yang tidak hanya dirasakan secara jasmani, tetapi juga menghadirkan ketenangan dan kepuasan batin. Namun demikian, kebahagiaan fisik saja tidaklah cukup. Seorang mukmin perlu mencapai afrah, yakni kebahagiaan yang lebih dalam dan hakiki karena kedekatan dengan Allah SWT.
Lebih lanjut, Ustadz Dr. Kadarusman menyampaikan bahwa salah satu cara untuk meraih kebahagiaan sejati adalah dengan kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah. “Dengan menjadikan keduanya sebagai pedoman hidup, seorang muslim dapat menata niat dan orientasi dalam bekerja, sehingga aktivitas sehari-hari tidak hanya bernilai duniawi, tetapi juga menjadi ladang pahala,” ujar Dr. Kadarusman.
Sejalan dengan tema kajian, beliau mengajak seluruh peserta untuk mentransformasikan cara pandang terhadap pekerjaan. Bekerja tidak lagi dipahami sekadar sebagai upaya mencari nafkah, melainkan sebagai bentuk ibadah dan sarana meraih keberkahan. Semangat Ramadan diharapkan mampu menjadi momentum memperbaiki kualitas diri, meningkatkan integritas, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Kajian rutin bulanan ini ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh civitas akademika Fakultas MIPA senantiasa diberikan kekuatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah, baik di dunia maupun sebagai bekal menuju kebahagiaan akhirat.
[Humas Fakultas MIPA UNS]

