FMIPA UNS – Pada hari Selasa (07/07/2026) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menggelar kajian yang rutin dilaksanakan sekali dalam sebulan di Ruang Sidang Senat Akademik, Gedung Soetomo Darsowiratmo. Kegiatan rutin ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas MIPA, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan.
Kajian bulan ini dibuka oleh bapak Prof. Dr. Drs. Siswanto, M.Si., selaku moderator. Sebagai pembuka beliau menyampaikan bahwa dalam hidup penting rasanya untuk senantiasa bersyukur dan merenungkan makna dari kata syukur itu sendiri. Menurutnya, rasa syukur tidak boleh berhenti hanya sebatas di lisan saja, tetapi rasa syukur juga sebaiknya direalisasikan dalam perilaku kita di kehidupan sehari-hari.
Memasuki sesi utama Ustadz Mas’ud Izzul Mujahid, selaku pengisi kajian kali ini menyampaikan materi tentang Teacher Prophetic: Meneladani Rasulullah sebagai Pendidik Peradaban. Sebagai pembuka, beliau menjelaskan alasan fundamental mengapa Allah mengutus Nabi dari kalangan manusia, bukan malaikat yaitu agar memudahkan umat manusia untuk meneladani seluruh perilaku mulia para Nabi, seperti cara makan, mengelola rumah tangga, hingga berinteraksi dengan sesama manusia.



Lebih lanjut Ustadz Mas’ud Izzul Muhajid menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW. sejatinya adalah seorang pendidik yang diutus untuk mempermudah setiap urusan manusia. Nabi Muhammad SAW. adalah guru yang luar biasa, sangat penyabar, tidak diskriminatif, dan tidak pernah memandang rendah latar belakang sosial murid (sahabat)nya.
Tidak berhenti sampai disitu, Ustadz Mas’ud Izzul Muhajid juga menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW. tidak hanya sebatas memberi perhatian pada aspek spiritual, tetapi juga mempedulikan kesejahteraan murid (sahabat)nya, bahkan memastikan urusan perut dan kantong murid (sahabat)nya terpenuhi.
Kajian ini ditutup dengan sebuah pesan mendalam bagi seluruh sivitas akademik yang hadir agar meneladani dan mengamalkan kisah Nabi Muhammad SAW. ketika berinteraksi dengan mahasiswa. Diharapkan supaya para hadirin dapat lebih sabar, tulus, dan berdedikasi tinggi dalam membimbing setiap mahasiswa tanpa perlu melihat latar belakang sosial mereka.
[Humas Fakultas MIPA UNS]


