FMIPA UNS – MIPA MENGAJAR 2025 merupakan program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, mitra Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) 2025 bersama mahasiswa Fakultas MIPA UNS sebagai upaya nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan pendidikan di desa. Program pengabdian MIPA MENGAJAR fokus pada pendidikan dan kontribusi sosial mahasiswa di sekolah dasar sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
MIPA Mengajar 2025 hadir sebagai wujud nyata pengabdian mahasiswa FMIPA UNS yang tidak hanya fokus pada dunia akademik, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif secara langsung kepada masyarakat. Pada tahun 2025, kegiatan pengabdian dilaksanakan di SDN 1 dan SDN 2 Tarubatang, kecamatan Selo, kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Kegiatan MIPA Mengajar 2025 dilaksanakan mulai tanggal 21 Juli hingga 3 Agustus 2025. Selama periode dua minggu tersebut, mahasiswa FMIPA UNS aktif melakukan pengajaran dan pendampingan kepada siswa-siswi di SDN 1 dan SDN 2 Tarubatang sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat. Kegiatan ini berlangsung intensif selama beberapa hari di lokasi pengabdian, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak dan lingkungan sekitar, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung pengembangan potensi anak-anak di desa Tarubatang.



Mahasiswa secara aktif menjalankan peran sebagai pengajar dan pembimbing bagi siswa-siswi. Kegiatan ini didasari oleh semangat tulus, kolaborasi aktif, dan kasih sayang yang mendalam terhadap anak-anak, sebagai upaya membangun generasi muda yang cerdas, kreatif, serta berintegritas tinggi. Bertemakan “Mengabdi dengan Hati, Mengajar dengan Cinta, Membangun Generasi Cerdas dengan Kolaborasi Aktif,” MIPA Mengajar 2025 mengajak seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa untuk bergabung dalam perjalanan mulia ini, baik sebagai pengajar, pendukung, atau motivator.
“Kami menjalankan peran sebagai pengajar dan pembimbing bagi siswa-siswi. Kegiatan ini didasari oleh semangat tulus, kolaborasi aktif, dan kasih sayang yang mendalam terhadap anak-anak, sebagai upaya membangun generasi muda yang cerdas, kreatif, serta berintegritas tinggi,” ujar Zahir Abdurrahman Alghifari sebagai salah satu pengurus BEM FMIPA kepada tim mipa.uns.ac.id pada Kamis (7/8/2025).


Menanamkan Nilai-Nilai Kepedulian
Kegiatan MIPA Mengajar 2025 tidak hanya fokus pada pengajaran di SDN 1 dan SDN 2 Tarubatang, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dalam kegiatan sosial di desa sebagai bentuk pendampingan dan interaksi sosial yang mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Lebih dari sekadar memberikan ilmu, kegiatan MIPA MENGAJAR menanamkan nilai-nilai kepedulian dan membangun hubungan yang harmonis serta produktif dengan siswa, sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Melalui program tersebut, dapat mendorong semangat belajar anak-anak di SDN 1 dan SDN 2 Tarubatang, sehingga kelak mereka tumbuh menjadi generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan masa depan dengan penuh percaya diri. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat belajar anak-anak di SDN 1 dan SDN 2 Tarubatang semakin tumbuh, dan para mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat desa serta menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan demi masa depan pendidikan yang lebih baik.
[Humas FMIPA UNS]