UNS Perkuat UMKM Desa Wonorejo Lewat Transformasi Digital dan Inovasi Layanan BUMDes

FMIPA UNSUniversitas Sebelas Maret (UNS) melalui Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melaui Hibah Pemberdayaan desa Binaan bertajuk “Transformasi Digital dan Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif Desa melalui Profesionalisasi BUMDes untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Unggulan Desa Wonorejo.” Program yang diketuai oleh Dr. Mohtar Yunianto, S.Si., M.Si. ini berfokus pada peningkatan kapasitas UMKM sekaligus digitalisasi layanan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Sejahtera.

Sebanyak 20 pelaku UMKM Desa Wonorejo mengikuti rangkaian workshop dan pendampingan yang dirancang secara aplikatif. Kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan sejak 6 Juni 2026 hingga November 2026 ini meliputi pelatihan digital branding, pembuatan logo dan desain kemasan produk, strategi digital marketing, pengelolaan media sosial, hingga optimalisasi Google Business Profile agar produk lokal lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen melalui internet. Para peserta juga memperoleh pendampingan langsung dari dosen dan mahasiswa UNS dalam membangun identitas digital yang profesional dan siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tim pengabdian berhasil mengembangkan tiga aplikasi digital sebagai inovasi layanan BUMDes. Inovasi tersebut meliputi Aplikasi Pemesanan Gedung Serbaguna Desa Wonorejo, yang memungkinkan masyarakat melakukan reservasi secara daring dengan informasi jadwal yang tersedia secara real-time; Sistem Informasi Berlangganan Internet Desa, yang mendigitalisasi proses pendaftaran pelanggan, administrasi, dan monitoring layanan internet desa; serta Website Etalase UMKM Desa Wonorejo, yang menjadi pusat promosi produk unggulan desa lengkap dengan katalog digital, profil pelaku usaha, integrasi Google Maps, dan akses pemesanan melalui WhatsApp.

Menurut Dr. Mohtar Yunianto, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola usaha secara lebih profesional, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasar. “Digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperkuat tata kelola BUMDes agar mampu memberikan layanan yang lebih cepat, transparan, dan modern kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara UNS, Pemerintah Desa Wonorejo, dan BUMDes Maju Sejahtera, program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan desa berbasis teknologi yang berkelanjutan. Inisiatif tersebut tidak hanya memperkuat ekonomi lokal melalui pemanfaatan inovasi digital, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi digital masyarakat serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat dalam membangun desa yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing.

[Humas Fakultas MIPA UNS]

Scroll to Top